Pendidikan Berbasis Budaya: Integrasi Kearifan Lokal di Alam Pembelajaran Kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Kalibeber

Authors

  • Dhini Erawati IAIN Takengon

https://doi.org/10.54604/elm.v2i01.483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran di kelas V SD Negeri 2 Kalibeber serta menganalisis dampaknya terhadap keterlibatan dan pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan unsur budaya lokal Wonosobo, seperti mie ongklok, tari lengger, bahasa ngapak, dan tempe kemul ke dalam mata pelajaran seperti Bahasa Indonesia, SBdP, IPS, dan PPKn. Penggunaan media visual, cerita rakyat, dan proyek kreatif meningkatkan motivasi belajar siswa serta menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya daerah. Meskipun belum terdapat RPP formal berbasis budaya, guru secara mandiri memodifikasi pembelajaran agar relevan dengan konteks lokal. Integrasi kearifan lokal terbukti memperkuat dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa serta mendukung pembentukan karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. Model ini layak dikembangkan sebagai pendekatan pembelajaran kontekstual di sekolah dasar.

Published

2025-04-30

How to Cite

Erawati, D. (2025). Pendidikan Berbasis Budaya: Integrasi Kearifan Lokal di Alam Pembelajaran Kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Kalibeber. Elementica, 2(01). https://doi.org/10.54604/elm.v2i01.483